Resensi Buku 'Bait Bintang'
Anak indigo
adalah anak yang memiliki karakteristik unik. Istilah indigo itu sendiri
menggambarkan warna aura yang dipancarkan dari anak tersebut, yaitu berwarna
biru hingga keunguan. Anak indigo dikenal memiliki kemampuan indera keenam yang
berhubungan dengan hal supranatural serta memiliki kekuatan batin yang sangat
tajam. Seperti yang dikisahkan dalam buku Najaah Husna Zaahirah yang berjudul
“Bait Bintang”.
Novel fiksi
ilmiah ini mengisahkan persahabatan tujuh insan yang dibangun kokoh dan masih
menjaga nilai-nilai agung dalam kesehariannya. Diantara mereka, ada tiga anak
manusia yang dianugerahi kekuatan indigo yaitu Syafi, Dian dan Reza. Kepekaan
mereka bermacam-macam, diantaranya Syafi yang mampu melihat hal-hal gaib sejak
dirinya masih kecil. Syafi dipandang sahabat-sahabatnya sebagai sosok penuh
wibawa, ketajaman intuisinya selalu menjadi bahan pertimbangan bagi
sahabat-sahabatnya dalam menganalisis teori atau fenomena yang berkaitan dengan
kebesaran Allah SWT, tentu Syafi selalu mengaitkannya dengan ayat-ayat Al
Qur’an sesuai dengan pembahasan tersebut. Dian yang memiliki kepekaan lebih
atas fenomena alam semesta. Secara tidak disadarinya, kekuatan itu telah
menjadi bagian hidupnya ketika hati dan pikirannya mulai berinteraksi dengan
alam semesta, mendeteksi apakah sesuatu yang terjadi pada makhluk hidup itu
telah sesuai proporsinya. Dan Reza yang mampu menalar berbagai macam rumus
matematika dari peristiwa yang dianalisanya, kemudian dikaitkan dengan
peristiwa mengenai keagungan Allah Yang Maha Kuasa secara empiris.
Dalam pemahaman
mereka tentang kekuasan Allah SWT, mereka membuktikan bahwa semua makhluk hidup
yang ada di dunia ini telah bersaksi akan kebenaran wahyu yang disampaikan
Allah kepada Nabi Muhammad SAW. Dijelaskan dalam setiap makhluk ciptaan Allah
terdapat bukti-bukti kekuasaannya. Tak hanya itu, penulis mengungkapkan pula misteri
angka 7, yang di dalam buku ini disebut sebagai angka keagungan Allah. Dimana
rumus matematis yang membuktikan keistimewaan angka 7 tidak lepas dari
peristiwa sehari-hari yang kita alami, dimana setiap peristiwa tersebut bukan
merupakan suatu kebetulan belaka, melainkan telah diatur oleh Allah Sang Maha
Pencipta.
Tak hanya itu,
misteri mengenai keimanan Leonardo Da Vinci dikupas satu demi satu. Dian yang
sangat tertarik pada setiap karya pelukis fenomenal itu membahas secara detail
tentang makna dari setiap lukisan yang dibuat Leonardo Da Vinci. Reza yang
kemudian memiliki intuisi terhadap hal-hal matematis pun membeberkan makna dari
waktu kelahiran dan kematian Leonardo Da Vinci, yang setelah dikupas melalui
berbagai rumus matematika, mengungkapkan rahasia dalam setiap angkanya tentang
bukti keimanan sang pelukis. Kemudian Syafi menambahkan argumentasi yang
didasarkan pada ayat demi ayat yang tercantum dalam Al Quran.
Buku ini pun
dibumbui kisah percintaan dua insan yang dalam perjalanan cinta mereka itu,
niat mereka didasarkan atas kecintaannya kepada Sang Maha Kuasa. Buku ini juga
menyajikan sajak pada setiap akhir babnya yang isinya berkaitan dengan intisari
bab yang ditulis. Penyajian itu menjadi kelebihan dari buku yang saya anjurkan
untuk Anda baca juga. Penyisipan sajak-sajak itu membuat kesan yang lebih
menarik dan menjadi ciri penulis akan kekagumannya atas keagungan dan
kecintaannya terhadap Allah.
Kolaborasi antara
perhitungan matematis dengan sajian drama fiksi ini menjadi sajian novel fiksi
ilmiah yang jarang ditemui oleh para pembaca. Hanya saja, dalam buku ini hanya
menyajikan satu contoh tokoh yang berhubungan dengan isi yang ingin disampaikan
penulis. Dan dalam penjelasannya, penulis kurang memberikan argumen mengenai
pemikirannya itu terkait banyak isu yang bertentangan dengan penjelasannya yang
disajikan dalam buku. Sehingga pemahaman pembaca terkait peristiwa tersebut
menjadi gamang dan dangkal.
Terlepas dari
itu, buku ini memang novel fiksi ilmiah yang patut dibaca. Anda bisa melatih
pemahaman dan pemikiran Anda tentang hal-hal yang mungkin kita anggap biasa
namun jika ditelaah lebih mendalam, ternyata dalam setiap tindakan dalam
kehidupan kita tak lepas dari keagungan dan kemuliaan Allah Sang Maha Agung.